Minggu, 11 November 2018

Kaka Asuh Berbagi Untuk Sesama Kembali menebar manfaat



Minggu, di saat semua orang mencari kesenangan semu, justru saat itu para volunteer 'Berbagi untuk Sesama' bertemu dengan anak-anak yang menuntut ilmu tiada jemu. Anak yang dipercayakan oleh Tuhan untuk menetap di sebuah Yayasan Panti Asuhan Ar-Rahman, bertepatan di Katalaya, Rengasdengklok sebagai santri dan santriwati. Pada umumnya usia mereka masih menduduki Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama. Hal ini membuktikan betapa pentingnya peran volunteer dan masyarakat sekitar untuk tetap menjaga serta menyayangi mereka dengan layak di saat-saat seharusnya mereka mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtua.


Minggu ini adalah bulan kedua pada program rutin bulanan 'Kakak Asuh' yang direalisasikan dengan kegiatan Santunan Anak Yatim. Kegiatan ini disambut baik oleh para santri dengan antusiasnya yang menikmati serangkaian kegiatan yang berjalan untuk mengisi kesenggangan waktu mereka. Hanan, sebagai siswa SMAN 1 Rengasdengklok dengan piawai membuka kegiatan dengan aksi sulapnya yang membuat mereka semakin bersemangat dalam mengikuti kegiatan ini.

Di sela-sela kesibukan para volunteer namun mampu menyempatkan diri untuk menyampaikan amanah dari donatur dengan berbagai macam donasinya. Kegiatan ini akan terus berlangsung setiap bulan pada lokasi yang berbeda-beda di wilayah Rengasdengklok-Karawang.

Pemuda Rengasdengklok peduli pendidikan, istiqomah gelah Taman Baca Masyarakat


Karawang -  Di minggu pagi yang cerah (11/11/2019) , para Volunteer Taman Baca Impian Rengasdengklok membuka lapak taman baca di Bojong Tugu Kebulatan Tekad, Rengasdengklok. Biasanya buku-buku yang  berada di taman baca berupa buku pelajaran, dongeng, novel, komik, serta buku pengetahuan lainnya.


Lapak taman baca yang di tempati sengaja berada di tepi lapangan. Hal tersebut dapat memberi daya tarik bagi para remaja maupun anak-anak yang tengah berolahraga di lapangang tersebut.

Adanya taman baca ini merupakan salah satu tempat di mana kita bisa mengetahui berbagai macam ilmu pengetahuan yang baru. Bagaimana tidak? Banyak sekali pepatah mengatakan bahwa membaca buku sama hal nya berkeliling dunia. Sebab ketika kita membaca apapun isi yang ada di dalamnya seolah kita tengah berada di dalam bacaan tersebut.

Para volunteer yang bertugas biasanya mengajak anak-anak untuk bergabung membaca buku disana. Dengan keringat yang masih mengucur deras di tubuhnya, tapi tidak masalah bagi anak-anak atau remaja untuk menyisihkan waktu mereka membaca. Minat baca yang di miliki oleh mereka cukup baik. Tak jarang jika taman baca ini selalu ramai oleh pembaca.



Selain buku, ada juga berbagai macam mainan anak yang di suguhka. Seperti puzzle, lego dan juga alat-alat untuk mewarnai.

Bagi anak-anak yang masih berumur sekitar 4 sampai 6 tahun, adanya mainan seperti itu merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Mereka begitu asyik saat menempelkan satu puzzle dengan puzzle lainnya agar membentuk gambar yang menarik. Ada juga yang menyusun lego yang pada akhirnya dapat membentuk berbagia macam kreasi, seperti rumah, mobil dan masih banyak lagi. (Shafira)